Definisi Negara Menurut Para Ahli


  Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.[1][2][3] Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah,[4] dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.

Kata negara sendiri berasal dari bahasa Inggris (STATE), Bahasa belanda (STAAT), Bahasa Perancis (ETAT) yang sebenarnya kesemua kata itu berasal dari Bahasa Latin (STATUS atau STATUM) yang berarti keadaan yang tegak dan tetap atau sesuatu yang memiliki sifatsifat yang tegak dan tetap. Dimana makna luas dari kata tersebut juga bisa diartikan sebagai kedudukan persekutuan hidup manusia.


a. Prof. Soenarko :
Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai souverien (kedaulatan).


b. O. Notohamidjojo :
Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.


c. Prof. R. Djoko Soetono, SH :
Negara adalah organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada dibawah pemerintahan yang sama.


d. G. Pringgodigdo, SH :
Negara adalah organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang memenuhi persyaratan tertentu yaitu harus ada : Pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa).


e. Harold J. Laski :
Negara adalah persekutuan manusia yang mengikuti – jika perlu dengan tindakan paksaan – suatu cara hidup tertentu.


f. Dr. WLG. Lemaire :
Negara adalah sebagai suatu masyarakat manusia yang teritorial yang diorganisir.


g. Max Weber :
Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu masyarakat.


h. Roger H. Soltou :
Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan – persoalan bersama atas nama masyarakat.


i. G. Jellinek :
Negara adalah organisasi dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu atau dengan kata lain negara merupakan ikatan orang–orang yang bertempat tinggal di wilayah tertentu yang dilengkapi dengan kekuasaan untuk memerintah.


j. Krenenburg :
Negara adalah organisai kekuasaan yang diciptakan sekelompok manusia yang disebut bangsa.


k. Plato :
Negara adalah persekutuan manusia yang muncul karena adanya keinginan manusia dalam memenuhi kebutuhan yang beraneka ragam.


l. Aristoteles :
Negara adalah persekutuan manusia dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan sebaik-baiknya.




*Kata Pencarian : Pengertian Negara,Definisi Negara,Definisi negara Menurut ahli


Pengertian Bangsa menurt para ahli

      Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang ciri-cirinya adalah: memiliki nama, wilayah tertentu, mitos leluhur bersama, kenangan bersama, satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu. Bangsa juga merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideology nasionalisme.


Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme. [ Menurut Wikipedia ]


Adapun Pengertian Bangsa dari para ahli Di Dunia antara lain :

Mengenai makna atau pengertian Bangsa, banyak tokoh atau ahli ketatanegaraan yang mengemukakan pendapatnya, antara lain sebagai berikut:

1. Ernest Renan
Sebagai Ilmuwan Prancis, Ernest Renan berpendapat bahwa bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan kesetiakawanan yang Agung.

2. F.Ratzel
Seorang ahli dari Jerman ini berpendapat bahwa sebuah bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat atau keinginan tersebut muncul karena adanya perasaan kesatuan antara manusia dan lingkungan tempat tinggalnya.

3. Hans Kohn
Ilmuwan dari Jerman ini berpendapat bahwa bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah.

4. Jalobsen dan Lipman
Berpendapat bahwa bangsa adalah suatu kesatuan budaya dan kesatuan politik (Culture Unity and Political Unity).

5. Otto Bauer
Ilmuwan dari Jerman ini berpendapat bahwa pengertian bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter atau sifat, karena adanya persamaan nasib.

6. Rawink
Bangsa adalah sekumpulan manusia yang bersatu pada satu wilayah dan memunyai keterikatan dengan wilayah tersebut. Dengan batas teritori tertentu dan terletak dalam geografis tertentu.

7. Otto Bauer
Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakteristik (nasib).

8. Ki Bagoes Hadikoesoemo
Bangsa pada persatuan antara orang dan tempat.

9. Jalobsen dan Libman
Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan kesatuan (Politic unity).

10. Guibernau
Bangsa adalah negara kebangsaan memiliki unsur-unsur penting pengikat, yaitu: psikologi (sekelompok manusia yang memiliki kesadaran bersama untuk membentuk satu kesatuan masyarakat – adanya kehendak untuk hidup bersama), kebudayaan (merasa menjadi satu bagian dari suatu kebudayaan bersama), teritorial (batas wilayah atau tanah air), sejarah dan masa depan (merasa memiliki sejarah dan perjuangan masa depan yang sama), dan politik (memiliki hak untuk menjalankan pemerintahan sendiri)

11. Rudolf Kjellen

Bangsa dianalogikan dengan suatu organisme biotis dan menyamakan jiwa bangsa dengan nafsu hidup dari organisme termaksud. Suatu bangsa mempunyai dorongan kehendak untuk hidup, mempertahankan dirinya dan kehendak untuk berkuasa.

12. Benedict Anderson
Bangsa lebih mengacu kepada pemahaman atas suatu masyarakat yang mempunyai akar sejarah yang sama dimana praxis pengalaman atas penjajahan begitu kental dirasakan oleh masyarakat terjajah dan semakin lama akan semakin mengkristalkan pengalaman atas rasa solidaritas kebersamaan yang tinggi diantara mereka.



Terima Kasih.
Sumber

*Keyword : Pengertian Bangsa Menurut Otto Bauer [ Jerman]
                  : Pengertian Bangsa menurut Ernest Renan [Perancis]
                  : Pengertian Bangsa menurut Hans Kohn [Jerman]
                  : Pengertian-Pengertian negara
                  : Pengertian negara menurut Para Ahli.


Contoh Karya Tulis Ilmiah tentang Pentingnya Internet Bagi Pelajar

           Assalamualaikum, Selamat Pagi. Kali ini saya akan membagikan CONTOH KARYA TULIS ILMIAH yang bertemakan PENTINGNYA INTERNET BAGI PELAJAR.Karya tulis ini saya share agar dapat menjadi contoh sebagaimana tugas yang diberikan oleh guru para pembaca.Karya tulis ini adalah milik teman saya namanya UCHAN.

          Langsung saja kita lihat screenshot dari karya tulis tersebut :



Ok jika para pembaca berminat untuk mengambilnya silahkan download file-nya dibawah ini.

DOWNLOAD


credit :
  •  Hargailah karya seseorang dengan cara menyertakan sumbernya.
  • Jika Link mati segera Laporkan dengan cara kontak kami.




Dampak Positif dan Negatif dari Internet

             Assalamuallaikum wr. wb.Kali ini saya akan share dampak positif dan negatif Internet yang ada pada kehidupan kita sehari-hari.Yang saya akan tuliskan dibawah ini berasal dari Ruang Lingkup sekitar Kehidupan saya sendiri yang mungkin dialami oleh para pembaca Juga.




Dampak Positive :

  • Para pelajar dapat mencari ilmu/sharing di dalam dunia internet dengan mudah.
  • Kita juga lebih mudah untuk mengetahui kejadian-kejadian yang ada di sekitar kita maupun jauh dari kota kita Seperti halnya di Luar Kota bahkan Luar Negeri.
  • Dapat lebih mudah melakukan komunikasi dari jarak jauh dengan aplikasi jejaring sosial.
  • Penyedia sarana hiburan seperti Gambar lucu dan Video.
  • Dapat menjadi tempat bisnis online.

Dampak negative :
  • Akan menyebabkan kemalasan,karena sudah banyak informasi yang tersedia di internet akan menyebabkan malas mencari informasi dari luar.
  • Banyak penipuan yang terjadi, dengan iming-iming uang atau sebagainya.
  • Pornografi yang mudah menyebar dan dapat di tonton oleh anak yang masih di bawah umur.
  • Kesalahan Informasi.
  • Penyebaran virus pada komputer yang bisa membuat kita rugi.

Sekian artikel yang saya tulis.Semoga dapat diterima dengan baik oleh para pembaca.



ASEAN dan Tujuan didirikannya




           ASEAN adalah kepanjangan dari Association of South East Asia Nations. ASEAN disebut juga sebagai Perbara yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Gedung sekretarian ASEAN berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia. ASEAN didirikan tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN diprakarsai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura :

Perwakilan Indonesia : Adam Malik
Perwakilan Malaysia : Tun Abdul Razak
Perwakilan Thailand : Thanat Koman
Perwakilan Filipina : Narcisco Ramos
Perwakilan Singapura : S. Rajaratnam

Sedangkan terdapat negara-negara lain yang bergabung kemudian ke dalam ASEAN sehingga total menjadi 11 negara, yaitu :

Brunei Darussalam tangal 7 Januari 1984
Vietnam tangal 28 Juli 1995
Myanmar tangal 23 Juli 1997
Laos tangal 23 Juli 1997
Kamboja tangal 16 Desember 1998
TUJUAN DAN PRINSIP ASEAN

Tujuan dibentuknya ASEAN seperti yang tercantum dalam

Deklarasi Bangkok adalah untuk :

1.      Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa

2.      Asia Tenggara yang sejahtera dan damai;

3.      Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negara-negara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa;

4.      Meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu dalam masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama di bidang-bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi;

5.      Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang-bidang pendidikan, profesi, teknik dan administrasi;

6.      Bekerjasama secara lebih efektif guna meningkatkan pemanfaatan pertanian dan industri mereka, memperluas perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi

7.      internasional, memperbaiki sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi, serta meningkatkan taraf hidup rakyat mereka;

8.      Memajukan pengkajian mengenai Asia Tenggara;

9.      Memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan berbagai organisasi internasional dan regional yang mempunyai tujuan serupa, dan untuk menjajagi segala kemungkinan untuk saling bekerjasama secara erat di antara mereka sendiri.

Prinsip utama dalam kerjasama ASEAN antara lain adalah persamaan kedudukan dalam keanggotaan (equality), tanpa mengurangi kedaulatan masing-masing negara anggota. Negara-negara anggota ASEAN sepenuhnya tetap memiliki kedaulatan ke dalam maupun ke luar (sovereignty). Sedangkan musyawarah (consensus and consultation), kepentingan bersama (common interrest), dan saling membantu (solidarity) dengan semangat ASEAN merupakan ciri kerjasama ini.


Letak, Luas, dan Batas Asia Tenggara


   



       Sebagian besar negara-negara di kawasan Asia Tenggara terletak di belahan bumi Utara. Secara astronomis, kawasan Asia Tenggara terletak antara 28°LU - 11°LS dan 95°BT - 141°BT.
Secara geografis, kawasan Asia Tenggara terletak di antara dua benua (Benua Asia dan Benua Australia) dan dua samudra (Samudra Hindia dan Samudra Pasifik).
Luas wilayah Asia Tenggara mencapai ± 2.256.781 km² atau sekitar 5% dari luas wilayah Benua Asia.


Berikut ini batas-batas wilayah Asia Tenggara.


  • a. Utara    :   berbatasan dengan Kawasan Asia Timur dan Samudra Pasifik .
  • b. Selatan :   berbatasan dengan Hindia dan Benua Australia .
  • c. Barat    :   berbatasan dengan Kawasan Asia Selatan dan Samudra Hindia .
  • d Timur    :   berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Papua Nugini .





Definisi Peta Batimetri




                   Batimetri (dari bahasa Yunani: βαθυς, berarti "kedalaman", dan μετρον, berarti "ukuran") adalah ilmu yang mempelajari kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontor (contour lines) yang disebut kontor kedalaman (depth contours atau isobath), dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.


                 Awalnya, batimetri mengacu kepada pengukuran kedalaman samudra. Teknik-teknik awal batimetri menggunakan tali berat terukur atau kabel yang diturunkan dari sisi kapal. Keterbatasan utama teknik ini adalah hanya dapat melakukan satu pengukuran dalam satu waktu sehingga dianggap tidak efisien. Teknik tersebut juga menjadi subjek terhadap pergerakan kapal dan arus. batimetri sangat diperlukan untuk pengembangan pelabuhan untuk memperkirakan kedalaman laut sehingga memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar.


sumber:wiki







Kenampakan Buatan di Wilayah Indonesia





Ada bermacam-macam kanampakan buatan. Contoh kenampakan buatan adalah bendungan/waduk, jalan, rel kereta api, lapangan terbang, pelabuhan, taman kota, dan lain-lain. Kita akan membahas beberapa kenampakan buatan yang penting.

a. Bendungan

Bendungan atau waduk dibuat untuk tempat menampung air. Waduk disebut juga danau buatan. Waduk biasanya dibuat dengan cara membendung satu atau beberapa sungai. Waduk dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk mengendalikan banjir, mengairi lahan pertanian, pembangkit listrik, tempat budidaya ikan, dan tempat rekreasi atau pariwisata.

b. Jalan

Jalan dibuat untuk menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Jalan-jalan di pegunungan dibuat berkelok-kelok agar kemiringan tanahnya berkurang. Sementara jalan di dataran rendah biasanya lurus. Ada bermacam-macam jalan. Misalnya, jalan raya, jalan kampung, jalan setapak dan sebagainya. Di kota-kota besar ada jalan bebas hambatan atau jalan tol untuk memperlancar transportasi. Ada juga jalan-jalan protokol.

Jalan protokol diberi nama dengan nama-nama pahlawan seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan A. Yani, Jalan Imam Bonjol, dan lain-lain. Berdasarkan pemeliharaan dan pengelolaannya, jalan dibedakan menjadi jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan desa.

Jalan negara adalah jalan yang menghubungkan ibu kota provinsi yang satu dengan ibu kota provinsi lainnya. Jalan negara dikelola oleh pemerintah pusat. Semua jalan negara sudah beraspal.
Jalan provinsi adalah jalan yang menghubungkan ibu kota kabupaten dan kota atau tempat-tempat penting di provinsi tersebut. Jalan provinsi dikelola oleh Pemerintah Daerah Tingkat I.
Jalan kabupaten adalah jalan yang menghubungkan ibu kota kecamatan dengan kota lain di kabupaten tersebut.
Jalan desa adalah jalan yang dibangun secara sederhana dan sebagian besar berupa jalan tanah dan jalan batu. Jalan ini dikelola oleh penduduk setempat atau pemerintah desa secara gotong royong.
c. Pelabuhan

Pelabuhan dibangun untuk memperlancar transportasi air. Pengangkutan dengan kapal lebih menguntungkan karena biayanya lebih murah dan barang yang diangkut lebih banyak. Biasanya pelabuhan dibangun di daerah teluk agar terhindar dari badai dan gelombang laut.  Ada dua jenis pelabuhan, yaitu pelabuhan domestik dan pelabuhan internasional. Pelabuhan Tanjung Priok adalah salah satu pelabuhan internasional. Pelabuhan ini melayani masuk dan keluarnya barang-barang dari dan ke luar negeri. Pelabuhan laut lainnya yang terdapat di Indonesia adalah Pelabuhan Tanjungpinang, Telukbayur, Merak, Belawan, Tanjungemas, Makassar, Bitung, Balikpapan, Ambon, dan Irian Jaya. Pelabuhanbiasanya menyediakan bahan bakar, air tawar, dan bahan makanan. Selainitu, di pelabuhan tersedia tenaga dan alat-alat bongkar pasang muatandan gudang penyimpanan barang.

d. Lapangan terbang atau bandar udara

Lapangan terbang atau bandar udara (bandara) digunakan sebagai tempat untuk lepas landas dan mendarat pesawat. Ada bandara berkelas internasional dan ada juga lapangan terbang domestik. Bandara internasional melayani pesawat- pesawat yang melakukan penerbangan ke dalam dan luar negeri. Lapangan terbang domestik hanya melayani pesawat-pesawat yang melakukan penerbangan antarprovinsi di dalam negeri. Beberapa lapangan terbang yang dapat digunakan untuk mendarat pesawat jenis besar antara lain sebagai berikut.

Lapangan terbang Polonia di Medan (Sumatra Utara).
Lapangan terbang Juanda di Surabaya (Jawa Timur).
Lapangan terbang Soekarno-Hatta di Tangerang (Banten).
Lapangan terbang Halim Perdana Kusuma di Jakarta.
Lapangan terbang Ngurah Rai di Denpasar (Bali).
Lapangan terbang Frans Kaisiepo di Biak (Irian Jaya).
e. Taman dan hutan kota

Taman dan hutan kota dijumpai di kota-kota besar. Taman dan hutan kota berguna untuk memperindah lingkungan kota, mengurangi polusi, dan membantu peresapan air ke dalam tanah. Jakarta mempunyai hutan kota Srengseng dan hutan kota Pluit. Taman juga terdapat di hampir seluruh wilayah Indonesia, seperti: Taman bunga Cibubur, Taman Sikundur di Sumatra Utara, taman Anggrek di Jambi, dan Taman Narmanda di Nusa Tenggara Barat.



Peta tentang Pola dan bentuk muka Bumi.


PETA TENTANG POLA DAN BENTUK MUKA BUMI

Kalian tentu telah mengetahui apa yang dimaksud peta, bukan? Pengertian dan jenis-jenis peta telah kalian pelajari di kelas VII. Peta merupakan elemen penting penunjang studi geografi. Mengapa demikian? Karena melalui peta, kalian dapat memperluas pandangan tentang bumi melalui bidang yang lebih sempit sehingga tercakup oleh pancaindra. Berbagai ketampakan alam dapat kalian analisis atau kalian identifikasi melalui peta. Penggambaran peta dapat menyajikan data tentang relief permukaan bumi, baik daratan maupun lautan.

A. Bentuk-Bentuk Muka Bumi pada Peta

Bentuk-bentuk muka bumi daratan tidaklah rata, akan tetapi bervariasi, baik itu berupa dataran, dataran tinggi, dataran rendah, tonjolan berupa bukit, gunung, dome, maupun cekungan berupa sungai, lembah, ngarai, atau basin. Penggambaran bentuk-bentuk muka bumi tersebut dapat digambarkan melalui dua jenis peta, yaitu dengan menggunakan peta umum berwarna ataupun dengan menggunakan peta khusus, seperti peta topografi atau peta kontur. Pada peta kontur keadaan relief muka bumi dapat diketahui dengan jelas dengan melihat tingkat kerapatan konturnya atau dengan membuat peta tida dimensinya. Bentuk ketampakan muka bumi dapat kita bedakan menjadi bentuk muka bumi daratan (termasuk sungai dan perairan darat lainnya) serta bentuk muka bumi lautan. Penggambaran bentuk muka bumi tersebut tentu saja tidak dapat ditampilkan sebagaimana aslinya, melainkan berbentuk simbol. Adapun bentuk simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan ketampakan-ketampakan alam tersebut dapat berupa simbol titik, simbol garis, ataupun simbol area dan warna. Penggunaan simbol tersebut disesuaikan dengan bentuk-bentuk muka bumi yang digambarkan pada peta. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah uraian berikut ini.

1. Daratan

a. Dataran Rendah
Secara umum, dataran rendah diidentifikasikan sebagai relief daratan yang mempunyai ketinggian antara 0 - 400 m. Bentuk muka bumi berupa dataran rendah digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna hijau. Pewarnaan hijau tersebut dapat dipecah lagi menjadi beberapa tingkatan warna, misalnya warna hijau untuk ketinggian antara 0 - 100 m dan warna hijau muda untuk ketinggian antara 100 - 400 m. Pada peta topografi, dataran rendah dicirikan dengan penggambaran garis kontur yang jarang.
b . Dataran Tinggi
Dataran tinggi diidentifikasikan sebagai relief daratan yang relatif landai dengan ketinggian antara 400 - 1.000 meter dari permukaan air laut. Dataran tinggi digambarkan dengan menggunakan simbol area berwarna kuning atau cokelat muda. Pada peta topografi, penggambaran dataran tinggi digambarkan dengan garis kontur yang agak jarang, namun memiliki angka penunjuk kontur yang besar (antara 400 - 1.000 meter). 
c . Kawasan Pegunungan atau Perbukitan
Kawasan pegunungan atau perbukitan diidentifikasikan sebagai daratan yang memiliki kemiringan lereng yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan dataran dan mempunyai ketinggian di atas 1.000 meter. Karena kemiringan lerengnya yang relatif besar, maka kawasan ini bila digambarkan dengan peta kontur akan memiliki garis-garis kontur yang relatif rapat satu sama lain. Adapun pada peta umum, kawasan ini digambarkan dengan simbol area berwarna cokelat.
d . Rawa, Danau, dan Waduk
Rawa merupakan wilayah daratan yang digenangi air, biasanya berada di dataran rendah atau di daerah pantai. Adapun danau adalah daratan luas yang digenangi air, sedangkan waduk adalah danau buatan. Keduanya biasanya terletak di dataran tinggi. Pada peta, danau dan waduk digambarkan dengan simbol area berwarna biru, sedangkan rawa digambarkan dengan simbol area berwarna hijau dengan garis putus-putus.
e . Sungai
Sungai merupakan jalur atau penampang yang dilalui oleh air dari hulu ke hilir. Pada umumnya, sungai memiliki mata air atau berhulu di kawasan pegunungan atau dataran tinggi dan bermuara di lautan. Pada peta, aliran sungai digambarkan dengan garis yang berkelok-kelok berwarna biru. Sementara itu, pada peta kontur, sungai digambarkan dengan garis yang memotong pola kontur dengan arah kontur membelok ke arah hulu.
f . Gunung
Gunung merupakan bentuk relief muka bumi yang menonjol. Pada umumnya, memiliki ketinggian di atas 1.000 meter. Dalam peta, gunung digambarkan dengan simbol segitiga berwarna merah untuk gunung aktif dan segitiga berwarna hitam untuk gunung mati (tidak aktif).
g . Kota/Permukiman dan Jalan
Suatu bentuk permukiman hanya ditunjukkan oleh letak ibukotanya. Berdasarkan hierarki kota, penggambaran letak ibukota digambarkan dengan simbol berikut ini.
Adapun jalan yang merupakan hasil budidaya manusia digambarkan dengan menggunakan simbol garis berwarna hitam atau merah. Besar kecilnya jalan (kelas jalan) juga dibedakan berdasarkan tingkat ketebalan garis pada peta. Pada peta-peta umum tertentu, terdapat simbol area berwarna kelabu untuk menunjukkan kawasan puncak gunung atau pegunungan bersalju serta warna cokelat cerah (terkadang berbintik-bintik) untuk menunjukkan daerah gurun.

2. Lautan

Berbeda dengan relief daratan yang mudah digambarkan karena dapat terlihat dari atas, muka relief lautan relatif lebih sulit ditentukan. Pada umumnya, lautan digambarkan dengan simbol area berwarna biru. Seperti juga halnya dengan wilayah daratan, penggambaran warna tersebut juga dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan warna berikut ini.
Pada beberapa peta terdapat warna biru gelap untuk menunjukkan letak suatu palung dan warna putih kelabu untuk menunjukkan perairan es. Terkadang juga terdapat tanda 4.255, artinya laut tersebut mempunyai kedalaman 4.255 meter.




Perbedaan Dataran Tinggi & Pegunungan



Mungkin ini sedikit bisa membantu kawan-kawan.Karena ini bagian dari Pelajaran saya.



Dataran tinggi (disebut juga plateau atau plato) adalah dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 m.


Sedangkan ,

Pegunungan merupakan kumpulan atau barisan gunung.


Jika ada yang kurang bisa ditambahkan komentar di bawah, karena saya juga baru belajar.

Pengertian Peta serta Penjelasannya






A. Arti, Pengertian atau Definisi Peta

Peta adalah gambar atau lukisan keseluruhan atau pun sebagian permukaan bumi baik laut maupun darat.

B. Macam-Macam atau Jenis-Jenis Peta

Peta dapat diklasifikasi menjadi dua / 2 jenis, yakni :
1. Peta Umum
Peta umum adalah peta yang manampilkan bentuk fisik permukaan bumi suatu wilayah. Contoh : Peta jalan dan gedung wilayah DKI Jakarta.
2. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang menampakkan suatu keadaan atau kondisi khusus suatu daerah tertentu atau keseluruhan daerah bumi. Contohnya adalah peta persebaran hasil tambang, peta curah hujan, peta pertanian perkebunan, peta iklim, dan lain sebagainya.

C. Pembagian Peta
1. Peta Luas
Peta luas adalah peta yang menggambarkan suatu daerah yang luas seperti peta dunia, peta daerah amerika utara, peta benua, peta samudera, peta kutub utara dan kutub selatan, dsb.
2. Peta Sempit
Peta sempit adalah peta yang hanya menampilkan sebagian kecil suatu area. Contoh peta sempit yaitu peta desa atau pedesaan, peta kota atau perkotaan, peta gorong-gorong kampung, peta gedung, denah rumah, dan lain sebagainya.

D.Bentuk dari Peta

1. Atlas
Atlas adalah gabungan dari beberapa peta yang dikumpulkan dalam sebuah buku yang memiliki judul atlas serta jenis-jenis atlas yang ada di buku tersebut.
2. Globe
Globe atau Bola Dunia adalah suatu bentuk tiruan bola bumi yang dibuat dalam skala yang kecil untuk dapat lebih memahami bentuk asli planet bumi.

E. Berbagai Macam dan Jenis Warna Peta Beserta Artinya / Arti Warna Pada Peta
1. Warna Laut
- hijau : 0 - 200 meter dpl / ketinggian
- kuning : 200 - 500 meter dpl / ketinggian
- coklat muda : 500 - 1500 meter dpl / ketinggian
- coklat : 1500 - 4000 meter dpl / ketinggian
- coklat berbintik hitam : 4000 - 6000 meter dpl / ketinggian
- coklat kehitam-hitaman : 6000 meter dpl lebih / ketinggian
2. Warna Darat
- biru pucat : 0 - 200 meter / kedalaman
- biru muda : 200 - 1000 meter / kedalaman
- biru : 1000 - 4000 meter / kedalaman
- biru tua : 4000 - 6000 meter / kedalaman
- biru tua berbintik merah : 6000 meter lebih / kedalaman

F. Syarat-Syarat yang Wajib Ada Pada Peta
1. Judul peta
2. Skala peta
3. Lambang Peta : jalan, sungai, ibu kota, pelabuhan, batas wiayah, dll
4. garis pinggir peta
5. Petunjuk arah mata angin : utara, selatan, timur, barat , dll

G. Jenis Skala Pada Peta
Pengertian atau definisi : Skala peta adalah perbandingan jarak di peta dengan jarak sesungguhnya dengan satuan atau tehnik tertentu.
1. Skala angka / skala pecahan
Contohnya seperti 1 : 1000 yang berarti 1 cm di peta sama dengan 1000 cm jarak aslinya di dunia nyata.
2. Skala Satuan
Misalnya seperti 1 inchi to 5 miles dengan arti 1 inch di peta adalah sama dengan 5 mil pada jarak sebenarnya.
3. Skala Garis
Skala garis menampilkan suatu garis dengan beberapa satuan jarak yang menyatakan suatu jarak pada tiap
satuan jarak yang ada.

H. Proyeksi Pada Peta
Proyeksi peta adalah suatu teknik pemindahan gambar peta ke berbagai macam bentuk peta. Beberapa jenis-jenis proyeksi peta :
1. Proyeksi Mercator
2. Proyeksi Silinder
3. Proyeksi Mollowide
4. Proyeksi Kerucut



Sumber

Kelenjar pada Kelamin Pria












Assalamualaikum wr.wb kawan-kawan semua para blogger dan pelajar.Kali ini saya akan meng-share Kelenjar pada kelamin pria,Mungkin dari beberapa teman maupun kawan sudah mendapatkannya dikelas IX SMP.Mari kita bahas bersama.


Kelenjar kelamin Pria

Vesikula seminalis.
berjumlah sepasang, terletak dibawah dan atas kantung kemih. Merupakan tempat untuk menampung sperma sehingga disebut dengan kantung semen. Menghasilkan getah berwarna kekuningan yang kaya akan nutrisi bagi sperma dan bersifat alkali. Berfungsi untuk menetralkan suasana asam dalam saluran reproduksi wanita.

Kelenjar prostat
Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak di bagian bawah kantung kemih. Kelenjar prostat menghasilkan getah yang mengandung kolesterol, garam dan fosfolipid yang berperan untuk kelangsungan hidup sperma.

Kelenjar Cowper
Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra) merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Kelenjar Cowper menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).

sumber




Pengertian dan Perintah Dasar LINUX



Pengertian Linux

Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia sebagai proyek hobi mulai tahun 1991. Ia menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC. Baru pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.
Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, antara lain: Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.
Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform.
 Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain. Macam-macam distribusi Linux antara lain: Stackware, Debian, RedHat, S.u.s.e., Caldera, dan Turbo Linux. Macam-macam distribusi Linux ini akan dibahas lebih mendalam pada “Distro”.
Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya selalu disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Contoh program-program tersebut adalah Web Server, Bahasa Pemrograman, Basis Data, Tampilan Desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi/ software perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric, dan lainnya.
Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menganut sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.
Perintah Dasar Linux
  • Perintah “ & ”
Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background).
Contoh: wget http://id.wikibooks.org &
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.
  • Perintah “ Adduser “
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user. Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.
Contoh:
# adduser iqbal
# passwd iqbal
  • Perintah “ alias “
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sebagai berikut : $ alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut: $ alias dir=ls -ar –color:always
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.
  • Perintah “ bg “
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background.
  • Perintah “ cat “
Untuk menampilkan isi dari sebuah file di layar.
Contoh:  $ cat /nama/suatu/file
  • Perintah “ cd “
Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
  • Perintah “ chgrp “
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sebagai berikut :  # chgrp
  • Perintah “ chmod “
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:
  • Perintah “ zip “
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

Dan masih banyak lagi perintah - perintah dasar pada Linux yang bisa sobat pelajari sendiri, Sekian artikel kali ini tentang Pengertian Linux Dan Perintah Dasarnya, semoga bisa bermanfaat bagi sobat semua.



Latihan Soal UTS

 

SOAL PG OTODA 2012-2013



SOAL-SOAL OTONOMI DAERAH 2012-2013


·   Perangkat Negara kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari Presiden beserta para meneteri disebut….
a.       Pemerintah
b.      Cabinet
c.       Menteri
d.      lembaga
·  Pelimpahan wewenang dari pemerintah pusat kepada Gubernur sebagai Wakil Pemerintah dan/atau perangkat pusat di daerah, adalah pengertian dari ….
a.         Dekonsentrasi                     c. Desentralisasi
b.        Tugas pembantuan            d. Desentralisasi
·   Penyerahan wewenang pemerintah oleh pemerintah kepada Daerah otonom dalam rangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, adalah pengertian….
a.       Dekonsentrasi
b.      Desentralisasi
c.       Tugas pembantuan
d.      desentralisasi
·   Kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan, adalah pengertian dari….
a.       Otonomi daerah
b.      Daerah otonom
c.       Daerah provinsi
d.      Daerah kabupaten
·  Kesatuan masyarakat yang mempunyai batas daerah tertentu dan berwenang mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara kesatuan Republik Indonesia,dinamakan ....
a.          Otonomi daerah
b.          Daerah otonom
c.          Daerah territorial
d.          Daerah kabupaten
·       Wilayah kerja Gubernur selaku wakil pemerintah, disebut….
    a. wilayah kerja
    b. Wilayah Administrasi
    c. wilayah kekuasaan
   d. wilayah pemerintahan
·       Kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam system Pemerintahan Nasional dan berada di daerah kabupaten, adalah….
a.       Kecamatan
b.      kelurahan
c.       Desa
d.      Kota
·      Desentralisasi yang bertujuan memberikan kesempatan kepada daerah untuk menggali berbagai sumber dana, adalah….
a.       desentralisasi politik
b.      desentralisasi administrasi
c.       desentralisasi fiscal
d.      desentralisasi ekonomi
·      Desentralisasi bermakana kewenangan mengurus, dan mengatur rumah tangga daerah diserahkan kepada masyarakat di daerah.Pemerintah pusat hanya berperan sebagai berikut, kecuali….
a.       supervisor,
b.      pemantau,
c.       pengawas dan penilai
d.      penilai dan penentu
·       Perh atikan pernyataan dibawah ini
1.  Peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakatyang semakin baik.
2. Pengembangan kehidupan demokrasi.
3. Keadilandan Pemerataan.
4. persaingan antar daerah dan kota
5. Mendorong untuk memberdayakan masyarakat
Dari pernyataan di atas yang termasuk tujuan pemberian otonomi daerah, adalah….
a.       1,2,3,dan 4
b.      1,2,3,dan 5
c.       1,2, 4 dan 5
d.      2,3,4 dan 5
·      “Pemerintah daerah Provinsi, daerah Kabupaten dan Kota mengatur dan mengurus sendiri  urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan”, pernyataan tersebut dalam ….
a.       UUD 1945 pasal 18 ayat 1
b.      UUD 1945 pasal 18 ayat 2
c.       UUD 1945 pasal 18 ayat 3
d.      UUD 1945 pasal 18 ayat 4
·      Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahandaerah, yang diatur dengan undang-undang, pernyataan tersebut terdapat dalam ….
e.      UUD 1945 pasal 18 ayat 1
f.        UUD 1945 pasal 18 ayat 2
g.       UUD 1945 pasal 18 ayat 3
h.      UUD 1945 pasal 18 ayat 4
·      Otonomi Daerah mulai dilaksanakan pada tahun 2001 berdasarkan kepada…
a.       UU Nomor 23 tahun 1999
b.      UU Nomor 32 tahun 2004
c.       UU Nomor 33 Tahun 2004
d.      UU Nomor 13 tahun 2008
·      Perubahan kedua terhadap Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 diatur dalam….
a.       UU Nomor 3 Tahun 2005
b.      Perpu Nomor 3 tahun 2005
c.       UU Nomor 13 Tahun 2008
d.      UU Nomor 23 Tahun 2008
·      Penyelenggaraan asas desentralisasi secara utuh dan
bulat dilaksanakan di Daerah
a.        Kabupaten dan Daerah Kota
b.      Provoinsi dan kota
c.       Provinsi dan kabupaten
d.      Kabupaten dan desa
·      Asas yang dapat dilaksanakan di Daerah Propinsi, Daerah Kabupaten; Daerah Kota, dan Desa, adalah ….
a.       tugas pembantuan
b.      desentralisasi
c.       dekonsentrasi
d.      sentralisasi
·      Kewenangan pemerintah pusat tersebut di bawah ini, kecuali ….
a.       Moneter                       c.   Piskal
b.      Politik luar negeri       d.    Sosial budaya      
·      Kewenangan pemerintah pusat, adalah….
a.       pendidikan                c. social buday
b.      kesehatan                 d. agama
·      Penanggulangan masalah sosial lintas kabupaten/kota, merupakan kewenangan….
a.       Pusat
b.      Provinsi
c.       Kabupaten
d.      Kota
·       Pemerintah Daerah terdiri atas Kepala Daerah beserta perangkat daerah lainnya, adalah sebagai….
a.       Badan legislatif
b.      Badan eksekutif
c.       Badan yudikatif
d.      Badan komunikatif
Fungsi DPR yang  berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, yang meliputi pembahasan dan memberikan
persetujuan terhadap Raperda, serta hak anggota DPRD untuk mengajukan Raperda merupakan fungsi ….
a.       Anggaran
b.      Legislasi
c.       Pengawasan
d.      Penilaian
·       Fungsi DPR yang berkaitan dengan kewenangan mengontrol pelaksanaan Perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah adalah ….
a.       Anggaran
b.      Legislasi
c.       Pengawasan
d.      Penilaian
·       Pasal 18 ayat (3) UUD 1945 ditegaskan, bahwa ”pemerintah
daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang anggota anggotanya dipilih ….
a.       melalui pemilihan umum
b.      pemilu kepala daerah
c.       oleh kepala daerah
d.      oleh gubernur
·       Pasal 18 ayat (4) UUD 1945, menyatakan Gubernur, Bupati dan Walikota dipilih secara demokratis, berarti….
a.       Dipilih rakyat melalui Pilkada
b.      Dipilih oleh anggota DPRD
c.       Dipilih melalui pemilu legislatif
d.      Dipilih melalui pemilu lyudikatif
·       Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Gubernur/Wakil kepala daerah kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri ,adalah tugas dan wewenang….
a.       DPRD Propinsi
b.      DPRD kabupaten
c.       DPRD kota
d.      DPR dan DPD
·      Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Bupati/Wakil kepala daerah kepada Menteri dalam negeri melalui Gubernur, adalah tugas dan wewenang ….
a.       DPRD Provinsi              c. DPRD Kota
b.      DPRD Kabupaten         d. DPR dan DPD
·      Hak DPRD tersebut dibawah ini , kecuali….
a.       Interpelasi
b.      Angket
c.       Mengajukan pertanyaan
d.      Menyampaikan pendapat
·      Hak anggota DPRD, adalah….
a.       Interpelasi
b.      Angket
c.       Menyatakan pendapat
d.      Mengajukan pertanyaan
·      Memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah
berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, adalah tugas dan wewenang….
a.       DPRD
b.      DPD
c.       Kepala Daerah
d.      Instansi vertical
·      Menerima laporan keterangan pertanggung jawababn kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, adalah tugas dan wewenang….
a.       DPRD                        c. Bupati
b.      Gubernur                 d. Walikota
Sumber-sumber keuangan daerah dalam pelaksanaan
desentralisasi adalah : Pendapatan Asli Daerah
(PAD) yang terdiri atas , kecuali …
a.       Hasil Pajak Daerah;
b.      Hasil Restribusi Daerah;
c.       Hasil Perusahaan Milik Daerah
d.      Dana Alokasi Khusus
·      Dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, adalah….
a.         DAU                      b.DAK                   c.APBN                 d.APBD
·       Dana yang berasal dari APBN yang dipergunakan untuk membantu mendanai kegiatan khusus pada daerah tertentu sesuai prioritas nasional, adalah….
a.         DAU                 b.DAK                         c.APBN                 d.APBD
·      Penerimaan Negara dari Pajak Bumi dan Bangunan
      dibagi dengan imbangan
a.       10% untuk Pemerintah Pusat dan 90% untuk Daerah
b.      20% untuk Pemerintah Pusat dan 80% untuk Daerah
c.       30% untuk Pemerintah Pusat dan 70% untuk Daerah
d.      50% untuk Pemerintah Pusat dan 50% untuk Daerah
·      Segala kebijakan, baik yang berkait dengan hukum, peraturan perundangan lainnya yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak dan dibuat oleh lembaga yang berwenang disebut.....
a.       Kebijakan atasan                   b. Kepentingan kelompok           
c. Kebijakan publik                        d. Peraturan daerah
·      Perhatikan pernyataan di bawah ini
a.       ditujukan untuk kepentingan umum
b.      dibuat oleh yang berwenang
c.       kebijakan yang berkaitan dengan hukum dan peraturan perundangan
d.      ditujukan untuk kelompok tertentu
Dari pernyataan diatas, yang bukan ciri-ciri kebijakan publik adalah......
a.       Nomor 1                    b. Nomor 2                         c. Nomor 3                          d. Nomor 4
·      UU adalah kebijakan publik yang dikeluarkan lembaga .......
a.       Presiden                   b. DPR                                   c. Presiden dan DPR        d. MPR
·      Perhatikan pernyataan di bawah ini....
1.       evaluasi kebijakan publik
2.       perumusan kebijakan publik
3.       isu / masalah publik
4.       penerapan kebijakan publik
Langkah-langkah perumusan kebijakan publik yang paling benar adalah........
a.       3, 4, 2, 1
b.      3, 2, 4, 1
c.       3, 4, 1, 2
d.      2, 1, 4, 3
·      Faktor eksternal (faktor dari luar) yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah adalah....
a.       Masyarakat tidak tahu prosedur berpartisipasi
b.      Masyarakat tidak mau tahu
c.       Masyarakat telah terbiasa pada pola lama, yaitu pembuatan peraturan tanpa keterlibatan masyarakat
d.      Adanya anggapan bahwa keterlibatan masyarakat justru akan memperlambat proses pembuatan kebijakan publik.
·      Di  bawah ini adalah pernyataan yang menunjukkan konsekwensi akibat ketidak aktifan masyarakat dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik, kecuali.....
a.       Kebijakan publik yang dibuat tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat
b.      Kebijakan publik hanya menguntungkan kelompok atau golongan tertentu
c.       Kebijakan publik dapat dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
d.      Kebijakan publik yang dikeluarkan dapat mengayomi masyarakat
·      Bentuk kebijakan publik di daerah adalah...
a.      UU                                               b. Peraturan Pemerint
b.       Peraturan daerah                 d. Peraturan Desa
·      Penyelesaian masalah, apakah akan dimasukkan dalam perumusan peraturan desa / daerah atau tidak berada pada tahap....
a.       Penyusunan agenda                            b. Perumusan kebijakan                              
c.    Penetapan kebijakan                           d. Pelaksanaan kebijakan
·      Yang bukan merupakan dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat akibat dari kebijakan publik adalah....
a.       Perumusan kebijakan publik di daerah  tidak memenuhi hak-hak rakyat secara menyeluruh
b.      Kebijakan publik itu bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat
c.       Kebijakan publik itu  dapat tidak sejalan atau bahkan bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat
d.      Kebijakan publik akan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat
·      Salah satu bentuk partisipasi masyarakat terhadap kebijakan publik dapat dilihat . . .
a.         Pemahaman masyarakat                  c. Reaksi masyarakat
b.        Kesadaran masyarakat                      d. Kepatuhan masyarakat




ok Pelajari nih, Nih dari blog guru saya SUMBER
Diberdayakan oleh Blogger.